• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

MBG Jadi Sorotan: Butet Kertaredjasa Sentil Sultan, Keracunan Massal Jadi ‘Hal Biasa’?

Etika Ambyar? Butet Singgung Pejabat 'Penjilat' dan Janji Palsu Reformasi Polri

Yustinus Agus by Yustinus Agus
26/10/2025
0
MBG Jadi Sorotan: Butet Kertaredjasa Sentil Sultan, Keracunan Massal Jadi ‘Hal Biasa’?
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

YOGYAKARTA – Seniman sekaligus budayawan, Butet Kertaredjasa, menyampaikan kritik pedasnya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi sorotan, khususnya terkait maraknya kasus keracunan massal yang menimpa siswa sekolah. Kritik tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam acara Forum Sambung Rasa Kebangsaan yang digelar di Gedung Sasono Hinggil Dwi Abad, Keraton Yogyakarta, Minggu (26/10).

Forum tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk eks Menko Polkam Mahfud MD, mantan Wakapolri Ahmad Dofiri, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono, hingga jurnalis senior Rosiana Silalahi.

Dalam forum tersebut, Butet mengungkapkan keresahannya terkait kasus keracunan makanan yang menimpa siswa sekolah secara massal, yang menurutnya tidak pernah terjadi sebelumnya.

BacaJuga

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

“Hari ini, kita panen orang keracunan karena MBG dan itu seakan-akan menjadi hal yang biasa,” ujar Butet dengan nada prihatin.

Butet berharap, kejadian keracunan akibat program MBG tidak lantas dinormalisasi. Menurutnya, program ambisius Presiden Prabowo Subianto tersebut sudah sepantasnya dikritisi dan dievaluasi secara menyeluruh.

“Satu siswa keracunan itu jumlahnya terlalu banyak. Kita tidak bisa menganggap ribuan orang keracunan sebagai suatu hal yang biasa,” tegasnya.

Selain menyoroti masalah MBG, Butet juga menyatakan keprihatinannya soal hilangnya etika dan tata krama di negara ini. Ia mencontohkan seorang mantan pejabat negara yang secara terbuka menyatakan dirinya menjilat untuk bisa bersaing. Ia juga mempertanyakan efektivitas Komite Reformasi Polri, yang menurutnya hanya menjadi umbar janji penguasa.

“Pemimpin boleh berjanji, tapi sekaligus boleh mengingkari. Sedih, iki model apa. Saya membayangkan pemimpin itu adalah guru yang wajib digugu (dipatuhi) dan ditiru, diteladani. Lah kok sekarang saya seperti kesulitan mendapatkan pemimpin yang pantas saya teladani untuk menjadi Indonesia damai,” ucap Butet dengan nada kecewa.

Mengutip pesan dari KH. Ahmad Dahlan, Butet mengajak semua pihak untuk mengkritisi hal-hal yang dianggap biasa, namun sebenarnya tidak benar.

Baca Juga:
Satgas TMMD Kodim 0427/Way Kanan Bangun Pos Kamling Idaman di Kampung Sriwijaya

“Biasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Hari ini, apa yang kita lihat yang seakan-akan menjadi biasa itu harus kita kritisi. Itu tidak biasa,” tegasnya.

“Etika hari ini memang sedang ambyar,” pungkas Butet.

Kasus Keracunan MBG di DIY Meningkat, Sultan HB X Beri Tanggapan

Di wilayah DIY sendiri, kasus dugaan keracunan akibat program MBG telah terjadi beberapa kali. Salah satu kasus terbesar menimpa sejumlah siswa SMAN 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada pertengahan Oktober 2025, dengan total korban mencapai 491 orang. Kasus terbaru terjadi pada 24 Oktober, menimpa sekitar 215 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Sleman.

Menanggapi hal tersebut, Sultan Hamengku Buwono X berpendapat bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) perlu memperkecil lagi target produksi 2 ribu porsi MBG per hari untuk satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengurangan porsi ini merupakan salah satu langkah evaluasi untuk merespons maraknya kasus keracunan MBG.

Sultan juga memberikan solusi terkait masalah ini. Ia menyarankan agar jatah dua ribu porsi MBG dibagi ke 10 unit sub unit SPPG, sehingga tidak terlalu membebani atau memakan waktu dalam pengolahan dan bisa dikonsumsi tanpa melebihi batas daya tahan makanan.

Hal ini juga bertujuan untuk mengantisipasi penurunan kualitas pangan, karena bahan-bahan makanan disimpan tak terlalu lama dan diolah dalam keadaan masih segar.

“Lah kalau masaknya sampai dua ribu hanya satu kelompok, yang namanya (potensi) keracunan akan selalu terjadi,” ujar Sultan.

Sultan juga menambahkan bahwa persoalan keracunan pangan yang belakangan kerap terjadi disinyalir hanya menyangkut pola masak. Ia menilai, tidak perlu menurunkan ahli, cukup memahami soal daya tahan makanan.

Baca Juga:
MotoGP Usai, Bandara Lombok Jadi Primadona! Layanan Kelas Dunia, Budaya Memukau!

“Masalahnya saya bisa masak, sering masak di rumah. Nek saiki sing pejabat e ora tau masak, ora tau ning dapur, ora ngerti dapur, suruh ngurusi yo ora ngerti (kalau sekarang pejabatnya nggak pernah masak, nggak pernah ke dapur, diminta mengurus ya nggak paham),” pungkas Sultan.

Previous Post

MotoGP Malaysia 2025: Marquez Berjaya, Mimpi Bagnaia Hancur Lebur!

Next Post

Keseruan Fun Run Akhiri Semarak Sumpah Pemuda di Kota Serang: Pemuda Bersatu, Daerah Maju!

Related Posts

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal
Opini

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

by Yustinus Agus
03/01/2026
0

JAKARTA - Polemik penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Barat kembali mengemuka setelah pernyataan Presiden Partai Buruh Said...

Read more
Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

02/01/2026
Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

26/12/2025
Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

24/12/2025
UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

22/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id