JAKARTA – Aksi unjuk rasa ribuan pengemudi ojek online (ojol) hari ini, Rabu (17/9), di Jakarta mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 6.118 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan aksi berjalan aman dan tertib. Massa aksi membawa sejumlah tuntutan penting, salah satunya mendesak agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Transportasi Online masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2026.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan jalannya demonstrasi.
“Kami mengerahkan 6.118 personel gabungan untuk pengamanan di DPR,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kombes Susatyo juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,” tegasnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengungkapkan bahwa aksi unjuk rasa akan dimulai dari markas Garda di Cempaka Mas Jakarta Pusat pukul 10.00 WIB.
Selanjutnya, massa akan bergerak menuju Istana Presiden dan Kementerian Perhubungan, sebelum akhirnya berkumpul di depan gedung DPR/MPR RI pada pukul 12.00-13.00 WIB.
“Kami memprakirakan massa aksi akan berjumlah sekitar 2.000 orang. Selain itu, ada sekitar 100-200 orang yang akan melakukan konvoi,” jelas Igun.
Baca Juga:
Sosialisasi Nasional Menuju Indonesia Bebas Truk ODOL Dimulai
Adapun tuntutan yang dibawa oleh ribuan pengemudi ojol antara lain:
– Mendesak RUU Transportasi Online masuk Prolegnas 2025-2026.
– Menuntut potongan aplikator sebesar 10 persen.
– Meminta regulasi tarif antar barang dan makanan.
– Melakukan audit investigasi terhadap potongan lima persen yang telah diambil oleh aplikator.
– Meminta Kapolri mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025.
Aksi demonstrasi ini menjadi sorotan publik, mengingat pentingnya peran pengemudi ojol dalam mobilitas masyarakat perkotaan.
Baca Juga:
Pertamina Pastikan SPBU di Sumatera Kembali Beroperasi Normal Pasca Banjir
Pemerintah dan DPR diharapkan dapat segera merespons tuntutan para pengemudi ojol demi menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan.
















