• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

431 Usulan Jalan Desa: Bang Andra Buktikan Sentuh Kebutuhan Masyarakat Banten

Sekda: Program Ini Jadi Urat Nadi Perekonomian Lokal

Yustinus Agus by Yustinus Agus
22/08/2025
0
431 Usulan Jalan Desa: Bang Andra Buktikan Sentuh Kebutuhan Masyarakat Banten
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SERANG – Program Bangun Jalan Desa (Bang Andra), sebuah inisiatif dari Gubernur Banten Andra Soni, dengan cepat menarik perhatian dan harapan masyarakat. Baru berjalan tiga bulan, program ini telah menerima 431 usulan perbaikan jalan desa dari berbagai penjuru Banten. Data yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten hingga pertengahan Agustus 2025 ini menunjukkan antusiasme yang besar dari masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi Hartawan, mengungkapkan bahwa tingginya angka usulan ini mencerminkan betapa program ini sangat dinantikan. Menurutnya, jalan desa memiliki peran vital sebagai urat nadi kehidupan warga, terutama dalam menggerakkan perekonomian lokal.

“Selama ini, masalah klasik di desa adalah akses jalan. Begitu jalannya rusak, aktivitas ekonomi tersendat, anak sekolah susah berangkat, distribusi hasil pertanian terhambat. Karena itu, sejak awal Gubernur menekankan agar program ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Deden pada Kamis (21/8), menjelaskan latar belakang program ini.

BacaJuga

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Namun, di tengah tingginya animo masyarakat, Pemprov Banten baru mampu merealisasikan perbaikan 60 ruas jalan desa pada tahun anggaran 2025. Alokasi anggaran ini terbagi menjadi 40 ruas yang didanai dari APBD murni dan tambahan 20 ruas yang akan dikerjakan melalui APBD perubahan. Keterbatasan anggaran ini menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang begitu besar.

Deden menjelaskan bahwa Program Bang Andra merupakan wujud kolaborasi antara Pemprov Banten dengan pemerintah kabupaten/kota. Prosesnya melibatkan verifikasi usulan pembangunan jalan desa di tingkat kabupaten/kota sebelum diajukan ke provinsi.

“Semua prosesnya melibatkan pemerintah kabupaten/kota hingga desa. Bahkan, anggota dewan juga bisa mengusulkan sesuai aspirasi masyarakat yang diterima,” tegasnya, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak.

Prioritas pembangunan jalan desa ditentukan berdasarkan dampaknya terhadap masyarakat, terutama akses menuju sarana kesehatan, pendidikan, dan dukungan terhadap sektor pertanian. Strategi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi jumlah desa tertinggal di Banten.

Baca Juga:
Program Sekolah Gratis dan Visi Anti Korupsi, Janji Gubernur Banten pada PGRI

“Indikator yang kami kejar adalah desa tertinggal. Maka, akses ke puskesmas, sekolah, hingga jalur distribusi hasil pertanian menjadi faktor utama penentuan titik pembangunan,” jelas Deden, menggarisbawahi fokus program pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Lebih lanjut, Deden menegaskan bahwa Program Bang Andra tidak bertujuan untuk mengambil alih kewenangan kabupaten/kota, melainkan sebagai bentuk dukungan Pemprov Banten untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

“Prinsipnya, provinsi membantu mempercepat pembangunan. Kabupaten/kota tetap harus berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur desa. Program Bang Andra hadir untuk memperkuat, bukan menggantikan,” ujarnya, meluruskan persepsi yang mungkin timbul.

Dengan adanya Program Bang Andra, diharapkan desa-desa di Banten akan memiliki akses jalan yang lebih baik, sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi warga desa. Dampak tersebut meliputi kelancaran transportasi anak sekolah, berkurangnya biaya logistik hasil pertanian, hingga potensi tumbuhnya wisata desa.

“Kalau jalan sudah bagus, desa bisa berkembang lebih cepat. Indeks desa membangun naik, angka desa tertinggal turun, dan ekonomi masyarakat meningkat. Itulah tujuan akhir Program Bang Andra,” pungkas Deden, menggambarkan visi besar dari program ini.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menambahkan informasi teknis terkait anggaran dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Ia menjelaskan bahwa anggaran di APBD murni untuk 40 ruas jalan desa mencapai Rp83 miliar dengan total panjang sekitar 33 kilometer. Sementara itu, untuk Perubahan APBD direncanakan sebesar Rp100 miliar untuk 20 ruas jalan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Lebak menjadi daerah dengan usulan terbanyak, diikuti oleh Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang. Jenis pekerjaan yang dilakukan akan disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Baca Juga:
Polres Serang Grebek Pengedar Sabu, Temukan 50 Paket Siap Edar Dikemas dalam Permen!

“Di Banten selatan, seperti Lebak dan Pandeglang, mayoritas menggunakan betonisasi karena kondisi tanah lembek dan rawan rusak bila hanya diaspal. Sedangkan di daerah tengah dan utara, digunakan hotmix untuk mempercepat pengerjaan sekaligus menjaga kualitas jalan,” ungkap Arlan, memberikan gambaran detail tentang implementasi program di lapangan.

Previous Post

Munir-Atal Resmi Calonkan Diri, PWI Pusat Bakal Alami Perubahan?

Next Post

“Si Anak Pulau” Kini Jadi Sekda Serang: Zaldi Dhuhana Bawa Angin Segar untuk Kemajuan Daerah!

Related Posts

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal
Opini

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

by Yustinus Agus
03/01/2026
0

JAKARTA - Polemik penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Barat kembali mengemuka setelah pernyataan Presiden Partai Buruh Said...

Read more
Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

02/01/2026
Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

26/12/2025
Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

24/12/2025
UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

22/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id