• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

30 Tewas dalam Demonstrasi di Kenya

Protes Anti-Pemerintah Berujung Kekerasan

Yustinus Agus by Yustinus Agus
27/06/2025
0
30 Tewas dalam Demonstrasi di Kenya
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Aksi demonstrasi memperingati satu tahun tragedi unjuk rasa berdarah di Kenya kembali menelan korban jiwa. Sebanyak 30 orang dilaporkan tewas dalam demonstrasi anti-pemerintah pada Rabu (25/6/2025), sebagian besar akibat tembakan aparat keamanan.

 

Direktur Eksekutif Amnesty Kenya, Irungu Houghton, menyatakan kepada Reuters, “Sebanyak 30 korban telah terverifikasi meninggal dunia per pukul 08.30 malam. Sebagian besar dibunuh oleh polisi,” tambahnya, mengatakan sedikitnya lima korban tewas akibat luka tembak.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

 

Ribuan warga Kenya turun ke jalan di berbagai kota, termasuk Nairobi, untuk memprotes tindakan brutal aparat keamanan dan mengenang demonstrasi tahun lalu yang menewaskan lebih dari 60 orang. Laporan media lokal dan saksi mata menyebutkan polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan demonstran. Bentrokan pun terjadi di sejumlah titik, termasuk sekitar Gedung Negara, kediaman Presiden William Ruto.

 

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Kenya (KNCHR) mencatat delapan kematian dan lebih dari 400 luka-luka, termasuk demonstran, jurnalis, dan petugas keamanan. KNCHR menyatakan dalam akun X resminya, “Telah terjadi penggunaan kekuatan berlebihan, termasuk peluru karet, peluru tajam, dan meriam air, yang mengakibatkan banyak korban luka.”

 

Baca Juga:
Indonesia Geser Vietnam, Kokoh di Peringkat Kedua SEA Games 2025

Juru bicara kepolisian Kenya, Muchiri Nyaga, menolak berkomentar. Sementara itu, Otoritas Pengawas Independen Kepolisian (IPOA) menyatakan sedikitnya 61 orang ditangkap.

 

Sebuah sumber dari Rumah Sakit Nasional Kenyatta (KNH) di Nairobi melaporkan telah menerima 107 pasien luka-luka, sebagian besar dengan luka tembak—baik dari peluru karet maupun peluru tajam. Sumber tersebut menambahkan tidak ada kematian yang dilaporkan di rumah sakit tersebut. Sayangnya, Kenya Power melaporkan satu petugas keamanannya tewas ditembak saat berpatroli.

 

Siaran langsung dua stasiun televisi nasional, NTV dan KTN, sempat dihentikan setelah meliput aksi massa mendekati Gedung Negara. Meskipun Otoritas Komunikasi Kenya memerintahkan penghentian siaran, pengadilan di Nairobi mencabut perintah tersebut.

 

Bentrokan juga terjadi di Mombasa dan beberapa kota lainnya seperti Kitengela, Kisii, Matuu, dan Nyeri. Meskipun Presiden Ruto telah membatalkan kenaikan pajak yang memicu protes tahun lalu, ketidakpuasan masyarakat masih membara, diperparah oleh kematian tragis blogger dan guru Albert Ojwang (31) dalam tahanan polisi. Enam orang, termasuk tiga polisi, didakwa atas pembunuhan Ojwang dan mengaku tidak bersalah.

 

Baca Juga:
HUT Bhayangkara: Polda NTT Berbagi Air Bersih

Kematian Ojwang menjadi simbol kemarahan publik atas hilangnya puluhan warga secara misterius dan dugaan penyiksaan dalam tahanan. Seorang demonstran, Lumumba Harmony, mengatakan kepada Reuters, “Saya turun ke jalan untuk memperjuangkan hak teman-teman muda kami, warga Kenya, dan semua orang yang tewas kami menuntut keadilan.”

Previous Post

Banten Cari Bibit Unggul Atlet Catur

Next Post

Nasib SDN Wayut 01 Madiun di Ujung Tanduk?

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id